Asesmen Kinerja
Pengertian Asesmen Kinerja
Asesmen kinerja adalah penilaian
berdasarkan hasil pengamatan penilai terhadap aktivitas siswa sebagaimana yang
terjadi. Penilaian dilakukan terhadap unjuk kerja, tingkah laku, atau interaksi
siswa (Depdiknas, 2004).
Asesmen kinerja menuntut siswa
untuk aktif karena yang dinilai bukan hanya produk tetapi yang lebih penting
adalah keterampilan yang mereka punya. Asesmen kinerja dalam matematika
meliputi :
ü Presentasi tugas matematika
ü Proyek atau investigasi
ü Observasi
ü Wawancara (interview)
ü Melihat hasil (product)
Rubrik atau Pedoman
Penilaian
Rubrik atau kriteria penilaian adalah suatu deskripsi tentang
dimensi-dimensi untuk memutuskan kinerja siswa, suatu skala nilai untuk menilai
dimensi-dimensi yang telah ditetapkan dan standar untuk memutuskan kinerja
(Karim, 2003). Terdapat 2 macam rubrik yang holistik dan analitik. Rubrik
holistik menggambarkan kualitas kinerja untuk tiap level sedangkan rubrik
analitik memberikan nilai komponen tugas.
Keuntungan Rubrik Holistik dan
Analitik
(Bush dan
Leinwand)
Keuntungan
Rubrik Holistik antara lain :
- Pekerjaan dinilai melalui keseluruhan kualitas
- Semua proses diberikan bobot yang sama
- Menekankan pada proses berfikir dan berkomunikasi dalam matematika
Keuntungan
rubrik analitik antara lain :
- Menekankan pada cara yang berbeda dalam menyelesaikan tugas
- Beberapa proses mungkin mendapatkan penekanan atau bobot yang berbeda
- Lebih mudah diterapkan
- Memberikan sebagian kredit.
Tabel 1
Contoh Rubrik Holistik
Nilai
|
Keterangan
|
Kriteria Umum
|
3
|
Sangat
memuaskan
|
Menunjukkan
pemahaman konsep secara tepat dan teliti, perhitungan benar, menggunakan
tabel , gambar, dan grafik secara
benar dan teliti, menggunakan strategi yang tepat , serta alasan tepat dan
masuk akal.
|
2
|
Memuaskan
|
Menunjukkan pemahaman konsep yang
tepat, perhitungan benar, menggunakan tabel, gambar dan grafik benar tetapi
kurang teliti, penggunaan strategi tepat dan alasan tepat tapi kurang masuk
akal.
|
1
|
Kurang
memuaskan
|
Menunjukkan pemahaman konsep kurang tepat,
perhitungan kurang tepat, penggunaan tabel, gambar, dan grafik tidak teliti,
penggunaan strategi kurang tepat dan alasan kurang tepat.
|
0
|
Tidak
memuaskan
|
Menunjukkan ketidakpahaman konsep,
perhitungan tidak tepat, tidak menggunakan tabel, gambar ataupun grafik,
penggunaan strategi tidak tepat dan alasan tidak tepat.
|
Tabel 2
Contoh Rubrik Analitik
Keterangan
|
Nilai dan Kriteria Umum
|
Pemahaman Masalah
|
Tidak memahami (0)
Memahami sebagian (3)
Dan dapat memahami (6)
|
Perencanaan Strategi
|
Strategi salah (0)
Sebagian strategi benar (3)
Dan semua strategi tepat (6)
|
Jawaban yang didapat
|
Jawaban salah (0)
Sebagian jawaban benar (3)
Dan semua strategi tepat (6)
|
Manfaat Asesmen Kinerja
(Ott, 1995)
e Asesmen kinerja menekankan siswa untuk berlomba dengan dirinya
sendiri daripada dengan siswa lain.
e Dapat menambah pemahaman siswa tentang apa yang diketahui dan
dilakukan.
e Dapat menghilangkan kerakutan terhadap matematika karena tidak ada
jawaban benar atau salah.
e Dapat menuntun pembelajaran selanjutnya karena tidak terpisah dari
pembelajaran.
e Membuat pembelajaran lebih relevan ke kehidupan siswa dan dunia nyata.
Manfaat asesmen kinerja
untuk siswa
(Stenmark,
2000)
- Memberikan kesempatan siswa untuk memperlihatkan kemampuan siswa baik kecepatan maupun ketepatan.
- Melakukan pengorganisasian dan pemikiran siswa sendiri.
- Memahami bahwa matematika bukanlah serangkaian peraturan untuk diingat dan diikuti tetapi lebih kepada proses yang memungkinkan siswa untuk menyelesaikan masalah.
- Meningkatkan motivasi.
- Mengetahui kekuatan dan kegunaan matematika
Kelemahan dan Kelebihan Asesmen Kinerja
a.
Kelebihan
Pembelajaran dapat lebih efektif karena asesmen kinerja trintegrasi
dalam proses pembelajaran.
Membantu siswa untuk mengkomunikasikan ide, baik kepada teman, guru
maupun kelas.
Lebih lengkap dan valid dalam menilai kemampuan siswa.
Mengembangkan pengetahuan dan keahlian siswa karena tidak hanya
sekedar memberikan jawaban tapi juga beserta alasannya.
Jawaban bersifat terbuka karena tidak ada jawaban benar atau salah.
b.
Kelemahan
waktu yang digunakan relatif lama dan adanya kecenderungan guru
bersikap subjektif sehingga dikhawatirkan penilaian kurang relevan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar